Pelantikan Penegak Bantara Laksana


Digembleng di Alam Terbuka, 32 Penegak SMAN Tamanan Resmi Dilantik Bantara dan Laksana

Tamanan, Minggu (26/4/2026) — Sebanyak 32 anggota Pramuka Penegak SMA Negeri Tamanan resmi dilantik sebagai Penegak Bantara dan Penegak Laksana dalam kegiatan Perkemahan Pelantikan Gudep 19.005–19.006 Ambalan Gajah Mada dan Srikandi. Kegiatan ini berlangsung selama tiga hari, mulai Jumat hingga Minggu, 24–26 April 2026, di kawasan Taman Wisata Alam Air Terjun Bidadari, Rowosari, Sumberjambe, Jember.

Kegiatan diikuti oleh 32 peserta, didampingi 2 pembina, 2 pelatih, serta dukungan 5 alumni. Selama pelaksanaan, peserta tidak hanya mengikuti prosesi pelantikan, tetapi juga menjalani serangkaian ujian fisik dan mental yang dirancang untuk menguatkan karakter kepramukaan.

Perjalanan dimulai dari SMA Negeri Tamanan menuju lokasi perkemahan dengan berjalan kaki sejauh kurang lebih 20 kilometer. Kegiatan ini menjadi bagian dari ujian ketahanan fisik, kerja sama tim, serta komitmen peserta dalam menyelesaikan proses menuju pelantikan.

Pelantikan Penegak Bantara dan Laksana merupakan prosesi resmi bagi anggota Pramuka yang telah menuntaskan Syarat Kecakapan Umum (SKU) pada masing-masing tingkatan. Dengan pelantikan ini, anggota berhak menyandang status Penegak Bantara dan Laksana sekaligus mengenakan Tanda Kecakapan Umum (TKU).

Rangkaian prosesi diawali dengan persiapan oleh sangga kerja, dilanjutkan laporan pradana kepada pembina. Pada puncak acara, dilakukan upacara adat pelantikan yang meliputi pembacaan surat keputusan, tanya jawab, pengucapan Trisatya, hingga penyematan TKU kepada peserta yang dilantik.

Suasana semakin khidmat saat prosesi penutup dilaksanakan, ditandai dengan amanat pembina, doa bersama, serta tradisi penyiraman air suci sebagai simbol penyucian diri dan penguatan komitmen sebagai anggota Pramuka.

Melalui kegiatan ini, para peserta tidak hanya diuji dari sisi keterampilan kepramukaan, tetapi juga ditempa untuk memiliki karakter tangguh, mandiri, disiplin, serta jiwa kepemimpinan. Pelantikan ini sekaligus menjadi momentum penguatan tanggung jawab anggota dalam dewan ambalan.

Pembina kegiatan menyampaikan bahwa pelantikan bukanlah akhir dari proses, melainkan awal dari tanggung jawab yang lebih besar sebagai teladan di lingkungan sekolah maupun masyarakat.

Dengan terlaksananya kegiatan ini, diharapkan anggota Pramuka Penegak SMA Negeri Tamanan mampu mengimplementasikan nilai-nilai kepramukaan dalam kehidupan sehari-hari, serta siap berkontribusi aktif bagi lingkungan dan bangsa.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar