UJIAN PRAKTEK GEOGRAFI

Ujian Praktik Geografi, Siswa Kelas XII Petakan Negara Maju dan Berkembang SMA Negeri Tamanan menggelar Ujian Praktik Geografi bagi seluruh siswa kelas XII pada Kamis, 12 Februari 2026, mulai pukul 07.30 WIB hingga selesai. Kegiatan yang dilaksanakan di ruang-ruang kelas SMA Negeri Tamanan ini dipandu langsung oleh Guru Mata Pelajaran Geografi, Ibu Nurfadilah, S.Pd., di bawah penanggung jawab Kepala Sekolah Heri Setyohadi, S.Pd., M.Pd. Ujian praktik ini bertujuan untuk mengukur pemahaman siswa dalam mengidentifikasi dan mengelompokkan negara maju dan berkembang berdasarkan berbagai indikator yang telah dipelajari. Sejak pagi, suasana kelas tampak lebih hening dari biasanya. Para siswa terlihat fokus mengerjakan tugas masing-masing. Di atas meja mereka terbentang peta dunia yang sedang diwarnai dengan kode tertentu sesuai klasifikasi negara. Pensil warna, penggaris, dan lembar referensi tertata rapi di samping kertas kerja. Beberapa siswa tampak sesekali mencermati kembali catatan indikator seperti tingkat pendapatan per kapita, indeks pembangunan manusia (IPM), tingkat industrialisasi, hingga angka harapan hidup sebelum menentukan kategori suatu negara. Ibu Nurfadilah menjelaskan bahwa ujian praktik ini dirancang agar siswa tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu mengaplikasikannya secara visual dan analitis. “Melalui praktik pemetaan ini, siswa belajar membaca data dan menarik kesimpulan berdasarkan indikator yang jelas. Mereka tidak sekadar menghafal, tetapi memahami alasan di balik pengelompokan negara tersebut,” ujarnya saat ditemui di sela-sela kegiatan. Menurutnya, pendekatan praktik seperti ini penting untuk melatih ketelitian dan daya analisis siswa. Proses mengklasifikasikan negara tidak selalu sederhana, karena beberapa negara menunjukkan karakteristik yang berada di antara kategori maju dan berkembang. Di sinilah siswa dituntut untuk berpikir kritis dan mempertimbangkan berbagai aspek sebelum mengambil keputusan. Kepala SMA Negeri Tamanan, Heri Setyohadi, S.Pd., M.Pd., turut memberikan apresiasi atas pelaksanaan ujian praktik tersebut. Ia menilai kegiatan ini sejalan dengan upaya sekolah dalam mendorong pembelajaran yang kontekstual dan bermakna. “Kami ingin pembelajaran di kelas tidak berhenti pada teori. Siswa perlu dilatih untuk menganalisis fenomena global secara nyata, sehingga wawasan mereka semakin luas dan siap menghadapi tantangan di jenjang berikutnya,” tuturnya. Selama pelaksanaan ujian, para siswa tampak serius namun tetap tenang. Beberapa di antaranya berdiskusi singkat dengan pengawas untuk memastikan teknis pengerjaan, sementara yang lain terlihat meneliti kembali pewarnaan peta agar sesuai dengan ketentuan. Kerapian dan ketepatan menjadi salah satu aspek penilaian dalam ujian praktik ini. Melalui kegiatan ini, diharapkan siswa tidak hanya mampu menyebutkan contoh negara maju dan berkembang, tetapi juga memahami dinamika pembangunan global yang terus berubah. Lebih dari sekadar nilai akhir, ujian praktik Geografi ini menjadi sarana pembelajaran yang mengasah nalar, ketelitian, serta kepekaan siswa terhadap isu-isu internasional. Dengan terselenggaranya ujian praktik ini, SMA Negeri Tamanan kembali menegaskan komitmennya dalam menghadirkan proses pembelajaran yang aktif, aplikatif, dan relevan dengan perkembangan zaman. Harapannya, pengalaman ini menjadi bekal berharga bagi siswa kelas XII dalam melanjutkan pendidikan maupun berperan sebagai generasi yang memahami kondisi dunia secara lebih komprehensif.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar